Ketika kamu membunyikan leher, sebenarnya yang terjadi bukan tulang yang saling bergesekan. Di antara sendi leher ada cairan khusus bernama synovial fluid yang berfungsi sebagai pelumas. Di dalam cairan ini terdapat gelembung-gelembung udara kecil. Saat leher digerakkan atau ditarik dengan cepat, tekanan dalam sendi berubah. Perubahan tekanan ini dapat membuat gelembung udara tadi pecah, dan itulah yang menghasilkan suara “krek” yang sering terdengar. Proses ini biasanya tidak berbahaya jika dilakukan secara alami dan tidak berlebihan. Namun, masalah bisa muncul bila kamu memutar atau menarik leher terlalu keras. Gerakan ekstrem seperti itu bisa merobek lapisan tipis pada pembuluh darah, terutama arteri yang berada di bagian leher. Robekan ini disebut diseksi arteri servikal. Jika terjadi robekan: Darah dapat masuk ke celah robekan dan membentuk gumpalan darah (clot). Gumpalan ini berisiko terbawa aliran darah hingga ke otak. Jika gumpalan menyumbat pembuluh darah di otak, aliran darah terhenti dan bisa memicu stroke. Walaupun sangat jarang, kondisi ini termasuk darurat medis. --- Kesimpulannya Membunyikan leher secara ringan biasanya aman. Risiko muncul jika kamu memaksa atau menarik leher dengan terlalu kuat. Jika sering merasa kaku atau perlu “meng-krek” leher, lebih baik lakukan stretching ringan atau konsultasi ke fisioterapis.2025/11/14に公開17,500 回視聴 1.19%13916×インフルエンサーコンテンツCSVダウンロードフォロワー総数、フォロワー増減数、エンゲージメント数、エンゲージメント率ダウンロード※ データには投稿ID, 投稿URL, 説明文, 再生数の他、LIKE数, コメント数, シェア数, 動画尺, 公開日が含まれます。 コンテンツをCSVでダウンロード